Telah resmi pada Kamis 17
Oktober 2019, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri merilis hitungan nilai kenaikan upah minimum
provinsi (UMP) untuk tahun 2020. yaitu sebesar 8,51%. Kenaikan tersebut jauh lebih tinggi dibanding kenaikan 2019
diangka 8,03%.
Kenaikan UMP sebesar 8,51% ditetapkan berdasarkan asumsi inflasi 3,39% dan pertumbuhan ekonomi 5,12%. Itu artinya kalau kita tinggal di DKI Jakarta Memang perhitungan kenaikan gaji selalu mempertimbangkan inflasi atau kenaikan harga-harga supaya hidup tak sengsara-sengsara amat.
Lalu apakah biaya hidup di Indonesia murah? Berapakah gaji kita seharusnya jika dihitung dan dibandingkan negara-negara lain?
Untuk menjawab pertanyaan diatas harus melihat banyak
faktor ;
Pertama, gaji di tiap daerah itu tidak sama besarannya.
Kedua, biaya hidup di daerah juga tidak sama. Kalau hidup di desa
ya tentu biaya hidup relatif lebih murah dibandingkan dengan di kota.
Ketiga, gaji itu hanya untuk
pekerja atau karyawan. Di luar itu istilahnya bukan gaji.
lalu bagaimana cara mengukur biaya hidup berkecukupan atau tidak?
lalu bagaimana cara mengukur biaya hidup berkecukupan atau tidak?
Ada yang namanya pendapatan
atau income . Pendapatan ini lebih tepat menggambarkan besaran uang yang kita terima,
karena seorang karyawan bisa saja memperoleh Uang dari gaji, tetapi dia memiliki
investasi atau usaha lain.
Dalam ilmu ekonomi, ada yang namanya Gross National Income (
Kalau GNI suatu negara
dibagi dengan total populasinya, maka didapat lah angka GNI /kapita.
Itulah yang dianggap pendapatan kita dalam setahun. Kalau dibagi lagi dengan
jumlah bulan dalam setahun maka kita dapat pendapatan/bulan.
Data Bank Dunia menunjukkan, GNI /kapita
Indonesia pada 2018 mencapai US$ 3.840. Artinya dalam sebulan pendapatan orang
Indonesia adalah US$ 320. Dengan asumsi kurs rupiah 14.000/US$ nilainya setara
dengan Rp 4.480.000/bulan dengan UMP Rp 3,9 juta/bulan saat ini, mulai tahun
depan pekerja akan terima kurang lebih Rp 4,2 juta/bulan.
Apakah kalau gaji naik apa menjamin hidup lebih enak dan sejahtera?
Belum tentu!, karena kita harus
membandingkan dengan biaya hidup terlebih dahulu
Memang jika dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia,
pendapatan Indonesia tergolong rendah. Sebagai contoh adalah AS, kita ambil data
dari World Data, pendapatan orang Amerika dalam sebulan mencapai US$ 5.238.Orang
Singapura mendapat US$ 4.898/bulan. Korea Selatan US$ 2.550/bulan.
Lalu
bagaimanaka biaya hidup kita. Karena biaya hidup di tiap negara berbeda-beda,
untuk memudahkan perbandingan maka kita gunakan Amerika Serikat sebagai patokan
dengan angka biaya hidup 100.(karena sampai saat ini AS selalu jadi patokan)
Setiap angka di bawah 100 mengindikasikan biaya hidup yang lebih murah. Jika
lebih dari 100 ya artinya lebih mahal.
Penghitungan yang dilakukan oleh World Data ini bukan tanpa kekurangan, tapi minimal bisa jadi patokkan kita. Dalam perhitungan ini biaya apartemen atau tempat tinggal tidak diikutsertakan karena tidak ada standar yang sama untuk hal-hal semacam itu.
Skor indeks biaya hidup Indonesia adalah 44.7 artinya secara rata-rata biaya hidup orang Indonesia lebih rendah 55,3% dibandingkan dengan orang Amerika. Sementara itu, biaya hidup rata-rata di Swiss dan Australia masing-masing lebih tinggi 46,8% dan 7,7% dibandingkan dengan Amerika
Kalau dikombinasikan maka akan diperoleh purchasing power indeks yang
mengindikasikan tingkat kemakmuran suatu negara dibandingkan dengan negara lain
dalam hal ini Amerika.
Kalau menggunakan angka tersebut berarti kemakmuran orang Indonesia
dibandingkan dengan Amerika jauh tertinggal. Bahkan orang Indonesia masih kalah
tertinggal dari Malaysia, Thailand, dan Cina.
Jadi kesimpulannya memang biaya hidup di Indonesia lebih murah dibandingkan dengan negara-negara lain. Namun di sisi lain pendapatannya juga tergolong berada di klasemen bawah. Artinya cara mengukur gajipun tidak bisa disamakan dengan di luar negri, karena tingkat kemakmuran rendah bersamaan dengan biaya hidup yang rendah serta pendapatan yang rendah jadi wajar wajar aja..tapi untuk gaji harusnya UMP 4.480 ribu rupiah, jika kita mengikuti hitungan diatas.
