Inilah Daftar Negara Mengalami Krisis dan Lolos, Winter Is Coming ?




Oleh Helmi Adam

Sebuah Negara di katakan mengalami resesi apabila pertumbuhan nya dua kuartal berturut turut mengalami pertumbuhan negative atau terkontraksi. Hal ini berdampak pada situasi ekonomi suatu Negara.

Pasalnya resesi ekonomi menjadi momok yang menakutkan dan merupakan perinagatan keras bagi suatu Negara, ada sesuatu yang salah dalam ekosistem ekonominya. Apalagi jika tidak bisa diatasi maka bisa menyebabkankrisis yang lain nya.

Inilah Daftar Negara yang mengalami krisis dan yang berhasil lolos dari krisis :

Mexico, Negara Amerika Tengah ini mengalami kontraksi pertumbuhan ekonominya dua kuartal berturut turut yaitu -03 persen pada kuartal III dan kuartal II.

Turki, Negara Erdogan ini tak luput dari krisis, padahal sempat menjadi negara dengan pertumbuhan tertinggi di Eropa. Namun memasuk 2019 pertumbuhan mengalami minus, hingga memasuki pada kuartal II 2019.

Hongkong, daerah otonomi Cina, yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dari cengkaram Cina ini, mengalami kontraksi dua kuartal berturut turut. Di kuartal ke III 2019 mengalami pertumbuhan Minus 0,4 persen. 

Sedangkan Negara yang berhasil keluar dari krisis adalah ;

Jerman, setelah kuartal II mengalami kontraksi, tapi di kuartal krdua mampu tumbuh 0,1 persen. Sehingga Jerman mulai kembali berdenyut ekonominya.

Inggris, setelah mengalami kontraksi di kuartal ke II 2019, namun mampu keluar dari baying baying krisis ekonomi, dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal III tercatat 0,3 Persen.

Singpura, Negara yang miskin sumber daya alam tersebut, hampir masuk daftar krisis ekonomi, kalau saja di kuartal ketiga mnegalami kontraksi lagi seperti kuartal II. Singapura berhasil keluar dari krisis ekonomi setelah kuartal III 2019, mencatat pertumbuhan 0,21 Persen. Mungkin karena dana koruptor masih bertahan di bank singapura ? wallahuaalam…

Lalu bagaimana kah Indonesia di 2020, Sesuaikan dengan ramalan Jokowi Winter Is Coming. Artinya musim dingin akan datang, tapi sudah terasa betul di akhir 2019 yaitu perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Ini bisa dilihat dari pertumbuhan industry yang melambat terus, baik manufaktur, maupun jasa.

0/Post a Comment/Comments

Terima Kasih

Lebih baru Lebih lama