Perkenalkan nama saya Syaiful Bahri saya ayah
dari anak kami bernama M. Bahrul Ulum yang kini sedang berjuang melawan
sakitnya.
.
Awlnya tanggal 16 Juli pada hari masuk sekolah, tepatnya 1 minggu setelah ia mulai sekolah terdapat bejolan pada lehernya. Awalnya saya tidak terlalu mengkhawatirkannya saya pikir hanya infeksi biasa dan saya membawanya ke klinik terdekat untuk memeriksakannya. Setelah dokter menjelaskan bahwa tidak perlu di khawatirkan dan diberi antibiotik, namun bukan bertambah membaik bahkan benjolan itu semakin banyak.
.
Setelah saya membawanya ke rumah sakit dan memeriksa darahnya ternyata jumlah leukeosit anak kami sangat tinggi jumlahnya yaitu 66.000 gr/dl dimana normalnua 10.000 gr/dL. Dan dokterpun merujuk anak kami ke rumah sakit yang lebih lengkap untuk penanganan lebih lanjut.
.
Dan tanggal 29 Agustus 2019 anak kami dinyatakan oleh dokter menderita Leukemia akut B dan T, dan juga diindikasi sudah menyebar ke jaringan otaknya. Dan pada saat itu saya dan istri hanya bisa terdiam dan kaget atas diagnosa dari dokter. Mengapa tubuh kecilnya ini harus terjangkit penyakit seperti itu?.
.
Awlnya tanggal 16 Juli pada hari masuk sekolah, tepatnya 1 minggu setelah ia mulai sekolah terdapat bejolan pada lehernya. Awalnya saya tidak terlalu mengkhawatirkannya saya pikir hanya infeksi biasa dan saya membawanya ke klinik terdekat untuk memeriksakannya. Setelah dokter menjelaskan bahwa tidak perlu di khawatirkan dan diberi antibiotik, namun bukan bertambah membaik bahkan benjolan itu semakin banyak.
.
Setelah saya membawanya ke rumah sakit dan memeriksa darahnya ternyata jumlah leukeosit anak kami sangat tinggi jumlahnya yaitu 66.000 gr/dl dimana normalnua 10.000 gr/dL. Dan dokterpun merujuk anak kami ke rumah sakit yang lebih lengkap untuk penanganan lebih lanjut.
.
Dan tanggal 29 Agustus 2019 anak kami dinyatakan oleh dokter menderita Leukemia akut B dan T, dan juga diindikasi sudah menyebar ke jaringan otaknya. Dan pada saat itu saya dan istri hanya bisa terdiam dan kaget atas diagnosa dari dokter. Mengapa tubuh kecilnya ini harus terjangkit penyakit seperti itu?.
Sedih dan binggung itulah mungkin yang dapat
menggambarkan kondisi pada saat itu. Mengapa hal ini terjadi kepada anak saya?.
Dan saya pun kini memang sedang mengalami Kanker Lidah dan sekarang dalam tahap
pengobatan juga. Dan kini saha juga harus menerima anak saya mengalami Leukemia
atau kanker darah.
.
Perjalanan pengobatan anak saya ini masih panjang, dan memerlukan waktu yang tidak sebentar juga. Sebagai orang tua saya ingin anak saya bisa sembuh dan tumbuh sehat agar dapat mengejar impiannya, dan untuk pembiayaanya pun saya terhalang oleh status ekonom.
.
Perjalanan pengobatan anak saya ini masih panjang, dan memerlukan waktu yang tidak sebentar juga. Sebagai orang tua saya ingin anak saya bisa sembuh dan tumbuh sehat agar dapat mengejar impiannya, dan untuk pembiayaanya pun saya terhalang oleh status ekonom.
Saya sudah tidak bekerja dan kini hanya istri
saya yang bekerja bagi kami sebagai staf admin di perushaan swasta. Kebutuhan
anak kami yang sangat banyak seperti obat- obatan yang tidak di cover, ongkos
kami bolak balik rumah sakit dan kebutuhan lainnya sangat menyulitkan kami
untuk menjemput kesembuhannya. Maka itulah saya membuat penggalangan dana ini
yang nanntinya saya akan gunakan untuk pengobatan anak saya. Dan saya doakan
yang terbaik untuk semua #insanpeduli yang sudah membantu kami.
Bapak/Ibu bisa bantu lebih dengan menyebarkan ke seluruh media sosial Bapak/Ibu untuk galang dana ini.Akhir kata saya ucapkan Terimakasih.
Bapak/Ibu bisa bantu lebih dengan menyebarkan ke seluruh media sosial Bapak/Ibu untuk galang dana ini.Akhir kata saya ucapkan Terimakasih.
Donasi Anda akan memberikan harapan baru bagi
mereka. Bantu dan sebarkan melalui link berikut https://share.pedulisehat.id/bantubahrulsembuh?from=2
Atau Bank Mandiri 1170004983037 a/n Syaiful Bahri