Fadli Zon dalam akun twitternya pagi ini menekankan tanggung jawab Jokowi, jika terjadi banyak korban kalau pemerintah tidak melakukan lockdown.
Dalam cuitan nya @Fadlizon Fadli Zon mengatakan, Keputusan tidak Lock down adalah instruksi presiden Jokowi, Artinya kalau ternyarta semakin banyak korban, karena keputusan itu, maka pak Jokowilah yang harus bertanggung jawab ?
Hal ini mengundang komentar banyak netizen, dan hampir semuanya mendukung pernyataan fadli terse but sveoerti komentar.
@haswanevan betul 100%
Atau akun @iskandarfauzi yang mempertanyakan tanggung jawab Jokowi. "Emang dia tahu soal tanggung jawab ??? yang ada dia caget melulu"
Cuitan Fadli zon juga memberikan caption, berita di kompas.com yang isinya tentang pernyataan ketua gugus tugas Covid Doni Monardo.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan penguncian wilayah atau lockdown untuk mengatasi penyebaran Covid-19 yang disebabkan virus corona.
Ia mengatakan, keputusan untuk tidak melakukan lockdown merupakan instruksi Presiden Joko Widodo.
"Saya tegaskan, pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi yang telah memberikan instruksi kepada Kepala Gugus Tugas, bahwa tidak akan ada lockdown," kata Doni dalam keterangan yang disampaikan lewat sebuah video, Sabtu (21/3/2020).
Doni mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan virus corona.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ini meminta masyarakat mematuhi imbauan pemerintah.
Salah satu imbauan itu adalah dengan menjaga jarak atau social distancing dan menghindari kegiatan yang berkerumun.
"Yang paling penting mematuhi kebijakan pemerintah, yaitu social distancing, atau lebih mudah kita bisa artikan jangan saling berdekatan. Dilarang saling berdekatan dan dilarang berkumpul," ujar dia.
"Kalau ini dipatuhi Insya Allah kita bisa mengurangi masyarakat yang terpapar," kata Doni Monardo.
Hingga Sabtu (21/3/2020), pemerintah mengonfirmasi ada 450 pasien Covid-19. Jumlah ini bertambah 81 orang dari data sehari sebelumnya.
Pasien meninggal dunia ada 38 orang, sementara pasien sembuh 20 orang.
Desakan soal lockdown bergema karena kasus positif virus corona di Indonesia terus meningkat tajma.