Indonesia dikenal sebagai negara multikultural yang
terdiri atas lebih dari 300 suku bangsa dengan budaya dan adat yang berbeda-beda. Dari semua suku bangsa
di Indonesia, Suku Jawa merupakan suku bangsa terbesar dengan jumlah hingga 40%
dari total populasi. Suku Jawa banyak bermukim di wilayah Jawa Tengah, Jawa
Timur, dan D.I. Yogyakarta.
Suku
Jawa adalah suku unik yang masih mempercayai berbagai mitos-mitos aneh dalam
kehidupan sosialnya. Meskipun terdengar aneh, jika dipikir-pikir kembali
mitos-mitos tersebut ternyata masuk akal juga.
1. Menyapu tidak bersih, suaminya
brewokan
Brewok
bagi orang jawa identik dengan hal-hal yang tidak bersih. Perempuan-perempuan
jawa cenderung menyukai pria yang bersih tanpa brewok dan kumis rapi. Mitos ini
bertujuan untuk menakut-nakuti anak-anak perempuan agar rajin dalam
membersihkan rumah dengan bersih.
2. Anak
perempuan yang duduk di depan pintu akan sulit jodoh
Mitos
orang jawa satu ini bertujuan untuk mendidik agar seorang anak perempuan
berlaku sopan. Dalam adat kebiasaan masyarakat jawa, duduk di depan pintu
merupakan hal yang kurang sopan karena menghalangi akses keluar masuk ruangan.
3.
Makan buah dengan bijinya karena bisa tumbuh di kepala
Mitos
ini sangat populer di kalangan anak-anak zaman dulu. Ternyata dibalik mitos ini
ada pengajaran penting untuk melestarikan alam dengan tidak rakus memakan buah
beserta bijinya, melainkan juga menyebarkan biji-bijian tersebut ke tanah agar
dapat tumbuh kembali.
4.
Makan sambil tiduran bisa menjadi ular
Mitos
ini sangat populer bagi anak-anak zaman dahulu agar tidak makan sambil tiduran.
Alasannya cukup masuk akal yaitu karena akan berdampak buruk bagi pencernaan
manusia.
5.
Bermain saat maghrib diculik Wewe Gombel
Wewe
Gombel adalah sosok lelembut dalam mitologi masyarakat jawa yang dikenal gemar
menculik anak-anak. Mitos ini berkembang bertujuan agar anak-anak tidak keluar
saat menjelang waktu maghrib karena merupakan waktu untuk beribadah dan
berkeumpul bersama keluarga.
