Impian ku Akhirnya Jadi Kenyataan, Berkat membantu Orang Tua..




Saya ingat peritiwa tahun 2002, saat saya pindah dari satu kantor ke kantor lain, alhamdullah saya diberikan jatah, rumah seharga 150 juta. Sayapun akhirnya pindah kantor dan menelpon istri saya.

"Sayang, alhamdulillah,  kantor baru akan kasih saya, untuk beli rumah, seharga 150 juta" kataku Jadi ditambah Rp. 150 juta dari tabungan, kita bisa beli rumah bagus di pesona khayangan depok" Di ujung telpon, istri saya mengungkapkan rasa syukurnya, "Alhamdulillah, semoga barokah pa".

Sejak beberapa bulan yang lalu kami sudah merencanakan beli rumah yang lebih besar untuk keluarga. Dan uang yang turun kami rasa cukup pas sesuai budget.

Namun dalam perjalanan pulang, saya ditelpon oleh ayahku di tenabang, "Mi, kamu ada tabungan? Tadi  Heru datang, dia butuh uang buat kerja diluar negri.  Ternyata ayah butuh uang cukup besar, Rp. 27 juta.  Dan 23 juta buat, pegangan AA" Tanpa pikir panjang, saya pun bilang ke Ayah, "Iya, AA,(Pangilanku ke ayah) insyaAllah ada." Dalam perjalanan pulang ia pun sambil berpikir, "Nggak apa-apa lah, masih cukup untuk beli rumah yang 250  jutaan. Mungkin ini lebih baik."

Saya pun melanjutkan perjalanan. Belum tiba di rumah, HP saya kembali berdering. Seorang sahabat  semasa  tiba-tiba menghubunginya sambil menangis. Sahabatnya itu sambil terbata mengabarkan bahwa anaknya harus segera operasi minggu ini. Banyak biaya yg tidak bisa dicover oleh asuransi kesehatan dari pemerintah. Tagihan dari rumah sakit Rp. 60 juta.

Saya pun berpikir sejenak. Uang tabungan saya jadi 40 juta. Jika ini diberikan kepada sahabatnya, maka tahun ini saya gagal membeli rumah impiannya. Tapi nurani saya berkata, "Berikan padanya. Mungkin kamu memang jalan Allah untuk menolong sahabatmu itu. Mungkin ini memang rezekinya yang datang melalui perantara dirimu." sayapun menuruti panggilan nuraninya.

sebelum saya sampai kerumah saya ceritrakan persoalan saya pada pak Kyai,

"Saya bingung pak Kyai, mau bicara apa sama istri saya "

" Jujur saja, kamu ceritrakan Apa Adana, Insya allah istri kamu mengerti kok"
kata pak Kyai

Setibanya di rumah, saya menemui istrinya dengan wajah yang lesu. Sang istri bertanya, "Kenapa, pa? Ada masalah? Nggak seperti biasanya, kamu  pulang kantor murung gini?"

Saya  mengambil napas panjang, "Tadi Aa di telepo, butuh 50 juta untuk urusan kerja Heru di kapal pesiar. eh Nggak lama, temen  juga telp, butuh 80 juta untuk operasi anaknya. Uang kita tinggal 20 juta. Maaf ya, tahun ini kita nggak jadi beli rumah di pesona khayangan dulu."

Istri pun tersenyum, "Aduh, pa, kirain ada masalah apaan. Pa, uang kita yang sebenarnya bukan yang 20 juta itu, tapi yang 110 juta. Uang yang kita infakkan kepada orang tua kita, kepada sahabat kita, itulah harta kita yang sesungguhnya. Yang akan kita bawa menghadap Allah, yang tidak mungkin bisa hilang jika kita ikhlas. Sedangkan yg 40 uta di rekening itu, masih belum jelas, benaran harta kita atau akan menjadi milik orang lain."

Kemudian istri saya memegang tangan saya, "Pa, insyaAllah ini yang terbaik. Bisa jadi jika kita beli rumah saat ini, justru menjadi keburukan bagi kita. Bisa jadi musibah besar justru datang ketika rumah itu hadir saat ini. Maka mari baik sangka kepada Allah, karena kita hanya tahu yang kita inginkan, sementara Allah-lah yang lebih tahu apa yang kita butuhkan."

"Terimakasih kau memang istri yang soleha dan selalu membuat bahagia suami." kataku

Alhamdulillah akhinya kantor memberikan saya rumah  seharga 250 juta di pamulang, dan lebih besar dari di Pesona khayangan, ada ruang perpustakaan, mushola kecil,parkir mobil untuk tiga mobil, Halaman belakang ada pohon duren, tempat santai dan deket dengan station kereta api, bebas macet..aku bersyukur atas nikmat allah yang diberikan kepadaku...

🍃 Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Walaupun sekarang saya merasa kebesaran rumah saya, karena anak sudah jarang dirumah, sudah besar besar sehingga sayapun pingin pindah cari yang kecilan, saya mau jual 2,75 Milyar.  Ada yang berminât...


0/Post a Comment/Comments

Terima Kasih

Lebih baru Lebih lama