Lalu Apa Peran Ayah Untuk Kita Pak Kyai ?

in memoriam

Setelah sholat tahajud saya biasa berdisksusi dengan Kyai kampung ditahun 1990 an. Saya teringat ketika membahas masalah Ibu orang yang paling utama, lalu saya tanya sama pak Kyai "apa peran ayah ?"

Pak Kyai dengan tersenyum, " seharusnya nak, kamu bertanya apa peran kamu terhadap kedua orang tuamu, karena kalau peran mereka, banyak sekali" jawab pak Kyai , dan pak Kyai kemudian mengambil nafas panjang, serta menjelaskan begini ,

Orang yang Mencintai Kita hingga dia Menutup Mata adalah IBU
Orang yang Mencintai Kita dengan tiada Ekspresi Mata adalah AYAH

IBU  Memperkenalkan Kita kepada Dunia._
Sedangkan AYAH Memperkenalkan Dunia kepada Kita._

IBU Membawa Kita kepada Kehidupan._
sedangkan AYAH Membawa Kehidupan kepada Kita, sehingga kadang keras kadang lembut.

IBU Menjaga Kita supaya tidak Lapar.
Sedangkan AYAH Membuat Kita tahu Makna Lapar, sehingga siap mencari nafkah.

IBU  Memberi Kita, Kasih Sayang.
Dan AYAH Memberi Kita, Tanggung Jawab.

IBU Mengajar Kita supaya Tidak Terjatuh.
Namun AYAH Mengajari Kita Bangun bila Terjatuh.

IBUMengajarkan Kita Berjalan.
Dan AYAH Mengajarkan Kita Jalan Kehidupan

IBU Mengajar Kita melalui Pengalamannya.
Dan Ayah lah yang mengajar Kita untuk mendapatkan Pengalaman.

IBU Memperkenalkan sesuatu yang ideal
Sedangkan AYAH Memperkenalkan kita pada Realitas.

KASIH IBU kita ketahui Semenjak Kita Dilahirkan._
Sedangkan KASIH AYAH kita ketahui Bila, AYAH Sudah Tiada._

Oleh karena itu
Kasihilah AYAHmu
Sayangilah IBUmu

Kalau Mereka Masih Ada ataupun sudah Tiada, dengan menjadi Anak yang Sholeh.

Rumah tidak akan Berseri tanpa Kehadiran  ANAK, tapi..._
Tapi Rumah akan lebih Terasa Sunyi bila IBU DAN AYAH sudah tiada..._

Oleh karena itu sebagai keluarga  harus Saling mengasihi bahkan, Saling mengampuni jika ada kesalahan.

Manusia tidak bisa memilih / menentukan mau dilahirkan dari Keluarga siapa ?, Tatapi
Semua sudah dalam Rancangan Nya, dan Kita tahu bahwa Rancangan Allah  Selalu Baik,
Tinggal bagaimana Pilihan hidup kita ...

Memilih untuk Bersyukur & Bahagia atau Bersungut2 & Tidak Bersyukur Sehingga  Tidak Pernah Bahagia.

Selesai pak Kyai menjelaskan sayapun menangis tersedu sedu, mengingat masa lalu saya yang banyak dosa ini, "..dan  marilah kita berdoa untuk orang tua kitaa, di malam tahajud ini" kata pak Kyai, sambil mengelus lembut kepala saya..

Astagfurullah saya terbangun malam ini untuk tahajud kembali, mengenang Pak Kyai kampung..
 

0/Post a Comment/Comments

Terima Kasih

Lebih baru Lebih lama