Inilah Bahasan Kecil, Penuh Makna Dari Kyai Kampung Tentang Muwafiq ?
Saya menyempatkan diri kerumah Kyai kampung, untuk bertanya kasus Muwafil Karena beberapa tulisan yang saya rangkum dari kalangan NU membuat saya ingin tahu lebih dalam lagi.
Sampai dirumah pak Kyai rupanya sudah disiapkan infocus dan, pak Kyai memang menunggu saya dirumahnya.
"sini duduk kita tonton sama sama" kata pak Kyai, mengajak saya menonton tayangan maulid ceramah muwafiq.
Saya Bingung kok pak Kyai tau, saya kerumahnya. mau tanya masalah itu, dan diputar videonya.
Saat muwafiq berkata "Kalau bener saat lahir Nabi bercahaya, pasti akan dibunuh oleh Abraham."
Pak Kyai memberhentikan tayanganya.
"Kamu tahukan Abrahah sudah mati bersama pasukan bergajah, oleh azab allah melalki burung ababil. ini terjadi sebelum sebelum Nabi lahir. Gimana bisa Abraham mau bunuh nabi waktu lahir?" tanya Pak Kyai kepada saya secara retoris.
Artinya dia asal bicara, tidak paham sejarah nabi..
Saya hanya mengangguk saja, sambil membenarkan dalam hati.
Kemudian saat muwafiq berkata "Kalau Nabi bercahaya, pasti akan kelihatan sehingga akan dibunuh Yahudi."
Pak Kyai Kembali menyetop video, kemudian mengulangi perkataan Muwafiq. dan berkata setelah itu,
"Nabi SAW ada di Makkah, sedangkan kelompok Yahudi waktu itu ada di Madinah. Yahudi menyangka Kenabian akan lahir di tengah mereka. Yahudi tak pernah mengira Kenabian lahir di Makkah."
"Artinya dia kurang paham sejarah lagi." kata Pak Kyai
Kimbali pak Kyai menyetop video ketika muwafiq berkata "Nabi tidak terurus karena dipelihara kakeknya. Di mana mana namanya kakek tidak ada yang bisa ngurus anak."
"Disinilah dasar gagal faham sejarah masa kecil nabi mufaiq ini. Yang pertama mengasuh Nabi itu Bundanya, Aminah binti Wahab. Kemudian setelah sementara diasuh Halimah As-Sa'diyah sebagai ibu susu. Kemudian balik ke Bundanya lagi sampai beliau wafat. Setelah itu baru ke kakeknya, Abdul Mutholib sang bangsawan paling disegani di saat itu.
Diasuh sang kakekpun tidak lama karena beliau juga wafat. Abdul Mutholib menyayangi Muhammad kecil melebihi ke anak-anaknya sendiri. Bayangkan, seorang pemimpin dan bangsawan Quraisy, datuknya Bani Hasyim, penjaga situs Ka'bah dan sumur Zam Zam, sampai turun gunung menjaga CUCU-nya yang yatim piatu. Mana mungkin beliau membiarkan cucunya tidak terurus? Pastinya kalau begitu, beliau akan dicela Bani Hasyim atau bangsa Quraisy." jelas pak Kyai.
Kemudian dikembali menyetop, sambil beristigfar saat Muwafiq berkata, "Kalau di Arab ada pohon jambu, mungkin Nabi nyolong jambu juga saat itu ."
"Kamu tahukan. di Arab ada pohon korma. Korma buahnya bisa dipetik dgn lebih mudah dari pada jambu . Apa ada cerita beliau ambil korma orang lain? " tannyanya sambil istigfar.
"Beliau satu satunya laki-laki Arab yang digelari AL-AMIIN (orang paling jujur dan paling terpercaya)*. Apa mungkin orang Arab sepakat memberinya gelar Al-Amiin, kalau sampai beliau ngambil barang milik orang lain? Riwayatnya bersih dari cela, aib, keburukan, maka itu digelari Al-Amiin."
Jells pak Kyai
"Jadi Jangan samakan dengan diri kita yang banyak bohong .. "Lanjut pak kyai.
Kemudian dia memutar video kembalai dan menyetop pada bagian kata "Nabi rembes...dst."
Saat itulah pak Kyai menangis, dan dengan tersedak dia berkata "Dari mana kamu tahu Nabi Saw rembes? Dari ngarang sendiri atau melihat dengan terawangan????"
Astafirullah pak kyai, menangis begitu sedih hing terjatuh di tubuh saya...
Dan sayapun kaget, tertindih tubuh istri saya, akhirnya sya terbangun dari mimpi saya bertemu dengan almarhum Kyai kampung...
~ SEMOGA Allah SWT, mengampuni dosa pak Kyai dan dimasukkan kedalam sorga allah.. Amiin amiin ya Rabbal 'alamiin ~
