Amin Rais : Kata kata New Normal Sesungguhnya Ada Pengelabuan ?



Mantan Ketua MPR Amien Rais mewanti-wanti agar pemerintah tidak membenarkan sejumlah hal negatif sebagai 'new normal'. Dalam akun Instagram @amienraisofficial, Amien mengatakan sejumlah saintis atau ilmuwan yang memberikan pendapat bahwa new normal itu istilah yang salah arah. Amien mengaku setuju dengan pendapat itu.

"Nah, untung ada scientist yang mengingatkan bahwa kata-kata new normal itu sesungguhnya missleading, salah arah, dan sesungguhnya ada pengelabuan, mohon maaf, ini kata mereka dan saya setuju," ujarnya.

Sedangkan  Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, new normal dapat menjadi momentum pemulihan kehidupan berkelanjutan, tetapi di sisi lain dapat memicu gelombang kedua penularan virus corona jika gagal diterapkan dengan baik. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menaati protokol kesehatan agar dapat mengatasi dampak pandemi COVID-19. 

"Suksesnya new normal menjadi pertanda keberhasilan masyarakat memutus rantai penularan COVID-19. Sebaliknya, jika new normal gagal, semua harus bergerak mundur lagi karena bergulat memerangi gelombang kedua penularan COVID-19," kata Bamsoet.

Untuk mencegah hal itu terjadi Mendagri Tito Karnavian terbitkan pedoman tatanan hidup baru atau new normal untuk mengatur pusat keramaian, seperti pasar hingga mal dan ojek online, di tengah masa pandemi Corona. Untuk mencegah penyebaran virus Corona, operasional ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) masih tetap ditangguhkan.

Pedoman itu tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 440-380 Tahun 2020 tentang Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pemerintah Daerah (Pemda).


0/Post a Comment/Comments

Terima Kasih

Lebih baru Lebih lama