Oleh Helmii Adam
Perkembangan digital yang cepat, menyebabkan munculnya pemikiran menggunakan mata uang tunggal, yang di sebut cryptocurrency atau di singkat kripto. Hal ini dipecaya lebih efisien karena tak perlu mencetak uang, dan mengeluarkan cost untuk mencetak uang. Selain itu juga lebih aman bebas dari pemalsuan. Dan diprediksi mata uang ini akan berlaku dimasa depan namun sampai saat ini ramalan tersebut belum juga terjadi.
Teknologi Blockchain yang akan memainkan peranan penting dalam munculnya mata uang kripto.lalu apakah teknologi blockchain itu ? Blockchain adalah salah satu teknologi yang tidak menggunakan pihak ketiga dalam suatu proses pertukaran data pada proses transaksi. Sederhananya, jika kita membeli sesuatu di toko dengan membayar menggunakan kartu debit, maka pihak toko akan percaya saldo yang anda masukkan sudah masuk ke rekening milik mereka. Nah, pihak ketiga yang dimaksud disini adalah perusahaan Bank yang sebagai penghubung pembeli dan penjual tersebut dalam bertransaksi menggunakan kartu debit tadi. Dan pihak ketiga tidaka ada di tempat di wakilkan oleh akrtu debit.
Sistem Blockchain tidak menggunakan pihak ketiga sebagai pusatnya, namun menggunkan banyak pihak atau komputer yang tersebar di jaringan itu sendiri. Hal ini akan membuat orang yang tidak bertanggung jawab menjadi kesulitan melakukan pembobolan pada sistem dan mempunyai gangguan yang kemungkinan kecil akan terjadi. Bank mencatat semua transaksi financial yang mereka lakukan dalam suatu buku besar. Nah, yang membedakan adalah teknologi Blockchain ini tidak dikelola oleh satu ogranisasi aja, tapi oleh banyak yang disebarkan secara publik. Sehingga hal ini lah yang menjadi kekuatan utama dari Blockchain. Teknologi Blockchain juga memberikan solusi untuk dapat mengurangi korupsi. Hal ini dikarenakan data transaksi akan langsung ketahuan dikarenakan pihak publik dapat melihat history transaksi secara realtime.
Memang tidak dapat disangkal bahwa teknologi blockchaindi belakang kripto memiliki masa depan yang cerah. Namun, jika teknologi blockchainyang mendasarinya memiliki masa depan yang cerah, Lalu bagamanakah dengan kripto?
Uang kripto coba menggantikan uang tradisional, pakah mampu ? Mata uang saat ini, menggunakan sistem uang fiat. Uang fiat pada dasarnya adalah saat di mana uang memiliki nilai tertentu karena pemerintah telah mendeklarasikan nilai itu. Hal ini memungkinkan pemerintah mengambil selembar kertas tidak berharga dan mencetak nomor di atasnya, lalu Seperti disulap, kertas tersebut memiliki nilai sebanding dengan jumlah nilai yang tercetak di atasnya.
Hal ini terjadi karena adanya kepercayaan. Karena Kita percaya saat kita menerima uang fiat untuk barang atau jasa, kita dapat menggunakannya kembali untuk membeli barang atau jasa lainnya sesai nilai yang tercantum. Eercayaan ini kita peroleh dari proses yang panjang. Sejarah mencatat manusia telah menggunakan banyak benda benda sebagai uang selama 5.000 tahun terakhir, termasuk cangkang keong dan berbagai batu berharga. Namun dalam kebanyakan kasus, koin dicetak dengan logam berharga sehingga mereka memiliki nilai fisik yang dekat dengan nilai nominalnya, atau nilai yang tertulis di sisi koin.
Akhirnya proses ini mengarah ke sistem yang disebut gold standard/standar emas (dari 1879-1971 di Amerika Serikat) di mana pemerintah akan setuju untuk menukar uang dengan emas pada setiap saat dengan nilai tukar yang telah ditentukan sebelumnya. Dari sinilah 'kepercayaan' kita pada uang berasal. Sampai akhirnya uang menjadi lebih banyak digunakan dan diterima selama beberapa generasi berikutnya, dan sistem konversi menjadi komoditas fisik ini, seperti emas di AS, dihapus dan akhirnya ditinggalkan demi sistem uang fiat kita saat ini.
Sistem uang fiat kita saat ini telah berkembang dari generasi ke generasi, teruji dalam banyak situasi dan kondisi, kemudian kita akan mengganti sistem ini dengan sistem baru yang berbeda, tidak didukung oleh komoditas fisik, dalam jangka waktu beberapa tahun saja. Apakah hal itu memungkinkan ? kita tidak melihat hal ini bisa terjadi sampai mata uang kripto didukung oleh aset fisik.
Beberapa kasus hal ini, sudah mulai dilakukan seperti USDC Stablecoin, yang didukung oleh dolar AS. Tapi jangan lupa bahwa banyak bank sentral menggunakan mata uang mereka sebagai alat untuk menerapkan berbagai kebijakan moneter atau perekonomian. Namun dari sudut pandang teknologi, pembayaran mata uang kripto tidak dapat diproses secepat visa, contohnya memproses pertukaran uang tradisional.
Hal ini terjadi karena ada masalah pada kepercayaan, keengganan bank sentral, dan pengekangan teknologi, saya tidak dapat melihat mata uang kripto akan dapat diterima secara luas dan mengganti uang fiat dalam waktu dekat. Semrntara mata uang kripto tidak akan berkembnag, tetapi mengapa blockchain dapat bertahan dan berkembang?
Uang kertas mudah ditukar untuk transaksi sehari-hari, ada pasar di mana hal ini tidak terjadi seperti saham dan derivatif, perumahan, mobil, dll. Solusi di pasar-pasar ini adalah dengan menggunakan smart contracts atau 'kontrak pintar', yang pada dasarnya adalah kontrak yang dibuat secara digital, diverifikasi, dan diselesaikan melalui publicblockchain.
Kita ambil contoh pembelian saham perusahaan publik. Saat ini di Indonesia dibutuhkan 2 hari bursa setelah perdagangan terjadi untuk menyelesaikan atau menukar uang atas perdagangan. Hal ini disebabkan oleh waktu yang diperlukan untuk berbagai pemberitahuan yang perlu dikirim maupun diterima antara BEI, KSEI, KPEI, bank kustodian, bank umum dan sekuritas. Proses ini membutuhkan banyak individu dan biaya tambahan untuk berbagai pihak di pasar.
Dengan menggunakan kontrak pintar, waktu penyelesaian ini dapat dikurangi dari 2 hari menjadi di bawah 2 menit karena kontrak akan diverifikasi dan diselesaikan dalam beberapa detik oleh blockchain. Teknik penyelesaian ini sudah diterapkan oleh perusahaan-perusahaan seperti Axoni (untuk transaksi efek derivatif) di New York City, dengan dukungan dari sejumlah lembaga keuangan terbesar di dunia.
Namun sayangnya kontrak pintar tidaklah sempurna, dan penggunaannya dibatasi oleh berbagai masalah privasi dan kepercayaan, tetapi ada beberapa pasar yang sangat jelas di mana mereka akan mengubah cara kita melakukan bisnis di bidang itu. masa depan untuk kontrak pintar pasti akan menarik untuk diikuti.
Jadi, dapat disimpulksn TIDAK untuk mata uang kripto, tetapi katakan IYA untukblockchain, dan masa depan masih akan cerah untuk kontrak pintar. Semoga kita mampu survive di tengah perubahan teknologi digital yang begitu pesat…
Penulis Direktur Syafaat foundation